I AM HOPE: a story of a cancer survivor

Selasa lalu seorang teman menawarkan tiket screening film yang tidak bisa ia hadiri. Langsung saja saya mengiyakan untuk hadir menggantikan walaupun acara hanya tinggal 4 jam lagi dimulai (thanks Anggi). Maklum, di hari itu mantan pacar sedang dinas di luar kota dan saya masih ada waktu lowong di malam hari.

Kisah yang disutradai Adilla Dimitri ini bercerita tentang seorang wanita muda yang berjuang melawan penyakit kanker. Yep, film ini diangkat sebagai bagian dari kelanjutan misi sosial Gelang Harapan bagi para pejuang penyakit kanker. Lalu, apakah ini berarti yang bukan para pejuang tidak perlu menonton film ini? Menurut saya tidak juga.

IAMHOPE_movieposter

Poster film I AM HOPE

Meskipun film ini didedikasikan bagi para pejuang dan keluarga, bukan berarti saya dan para penggemar film yang tidak bersinggungan langsung dengan penyakit ini tidak merasakan apa-apa. Saya sempat berkaca-kaca di salah satu adegan intens Tio Pakusadewo bersama Tatjana Saphira. Entah apa karena akting om Tio total banget atau saya terlalu menghayati jika saya di posisi seorang pejuang kanker.

 


Saya rasa cerita yang tertuangkan dalam film ini diharapkan para kreator dapat membangkitkan harapan di tengah keterpurukan. Poin utama yang kreator harap tersampaikan, terlepas dari keadaan diri yang sakit maupun sehat, adalah akan ada satu ‘teman’ yang penuh dengan rasa positif, bebas dan penuh harapan.

Kenapa kata teman harus saya kutip? Jawabannya ada dalam film ini.

Banyak wajah familiar yang tampil dalam film ini seperti Fachry Albar, Feby Febiola, Fauzi Baadilla, Alessandra Usman, Ine Febriyanti, Kenes Andari, Ariyo Wahab dan Marina Joesoef. Wulan Guritno juga menjadi pusat perhatian pada saat screening berlangsung, tetapi bukan sebagai artis yang membintangi film. Melainkan pencetus Gelang Harapan sekaligus produrser I AM HOPE bersama Amanda Soekasah dan Janna Soekasah.

IAMHOPE_screening.jpg

Para kreator, sutradara dan pemain sebelum screening dimulai.

I AM HOPE akan rilis hari Kamis, 18 Februari 2016 ini di bioskop kesayangan Anda. Kalau menurut saya jangan sampai dilewatkan. Film ini mungkin bisa menjadi hadiah kecil bagi orang yang Anda kenal sedang berjuang dengan penyakit ini. Dengan menonton bersama-sama tentunya akan lebih meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama. Membuat para pejuang lebih terbuka dan tenang menghadapi penyakit ini.

Selamat menonton dan tetaplah menebar harapan, Warrior of Hope!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s